Agung Inspirasi

Visi-Visi Pencerahan

Saran untuk PKS: Tidak Perlu RIBUT May 12, 2009

Filed under: Opini — ainspirasi @ 6:31 am
Tags: ,

PKS Sudah Dapat Kepastian SBY Pilih Boediono

Jakarta – Partai Demokrat (PD) membantah SBY sudah menetapkan Boediono sebagai cawapresnya. Namun, Sekjen PKS Anis Matta mengaku pihaknya sudah diberitahu bahwa SBY telah menetapkan Boediono.

“Ada utusan khusus SBY yang memberitahu tahu kepada kami bahwa SBY sudah memilih Boediono,” kata Anis Matta saat dihubungi detikcom, Senin (11/5/2009).

Utusan khusus itu memberitahukan kepada PKS informasi penting ini pada Senin siang. Namun, Anis tidak menyebutkan siapa utusan khusus yang dimaksud.

Yang jelas, Anis yakin bahwa informasi Boediono telah dipilih sebagai cawapres SBY adalah benar. “Ini informasi A1, ya saya percaya,” ujar dia.

Namun, informasi mengenai Boediono itu bersifat pemberitahuan. “Kami belum diajak untuk bicara,” ujar dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok membantah isu bahwa SBY sudah memilih Boediono sebagai cawapres. Menurut dia, isu yang beredar hanyalah dugaan saja.

Meski begitu, sinyal bahwa Boediono akan menjadi cawapres SBY terlihat, salah satunya dari terpilihnya Darmin Nasution sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Isu yang berkembang Darmin diplot akan menjadi Gubernur BI menggantikan Boediono.

Kalau berita ini benar maka berakhirlah upaya PKS  mendapatkan potongan kue kekuasaan.  Dari sisi tinjauan sosok parpol kasihan sekali yang namanya PKS.  Semangatnya yang menggebu-gebu mengejar kekuasaan harus menelan ludah. Ternyata SBY tidak memilih kader PKS sebagai Cawapres.  Apa mau dikata. Begitulah nasib parpol kalau  meniatkan sepak terjangnya hanya untuk kekuasaan.

Sebagai partai dakwah sebenarnya PKS tak perlu berkecil hati. Masih ada kesempatan untuk memperoleh kekuasaan itu. Apalah artinya dunia ini? Allah yang Maha pegatur pasti mampu membuat skenario manusia yang tersusun rapi menjadi berantakan. Caranya segeralah PKS berbenah. Libatkan para kader untuk mengambil kebijakan. Aktifkan kembali pengambilan kebijakan berdasarkan masukan dari usrah-usrah. Pengambilan keputusan yang hanya berbasis pimpinan partai tidaklah cukup karena PKS dibangun atas dasar semangat ghirah yang sama kepada Allah. Mohonlah kepada Allah bukan kepada manusia.

Saat ini para kader sudah cukup cerdas dan matang baik dari sisi organisasi maupun spiritual. Orientasi kekuasaan demi dakwah bukanlah ungkapan menyenangkan. Para anbiya tak pernah berhenti dan patah semangat dalam berdakwah ketika mereka dicemooh kaumnya. Tidak perlu neko-neko, bersilat lidah, grusa-grusu, atau apalah namanya yang mencerminkan PKS gila kekuasaan. Orang bilang slow aja. PKS sejatinya harus bersikap low profile.  Kalau tawaran kerjasama PKS tidak ditanggapi yah so what gitu!! Katakan saja good bye!!!

Marilah PKS terus melayani. Selama PKS tetap berada dalam manhajnya orang akan memperhatikannya. Tetapi ketika PKS menjadi membingungkan maka alih-alih mendekat orang akan menjauh. Sedikit gunanya berhadapan dengan yang membingungkan. Lupakanlah cawapres. Rumuskanlah langkah-langkah strategis dakwah untuk masa berikutnya.  Hiruk pikuk capres-cawapres sudah berakhir. Biaralah itu diributkan oleh parpol lain.

Saya usul dalam empat tahun ke depan PKS menyibukkan diri dengan dakwah. pembicaraan perebutan kekuasaan di usrah-usrah harus ditekan sekecil-kecilnya. Kalau nantinya ada masalah kekuasaan/politik yah.. dibicarakan nanti saja. Hentikan saja kegiatan-kegiatan manuver politik. Keberhasilan Dakwah tidak ditentukan oleh kemenangan politik melainkan ditentukan pelaku dakwah itu.

 

2 Responses to “Saran untuk PKS: Tidak Perlu RIBUT”

  1. hmcahyo Says:

    betulll setujuuuuu!

  2. sisar Says:

    setuju .. setuju..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s