Agung Inspirasi

Visi-Visi Pencerahan

Hidayat Nur Wahid Capres Alternatif June 16, 2008

Filed under: Opini,Wawasan — ainspirasi @ 3:06 am

JAKARTA—Duet Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla (SBY-JK) terancam tak akan bertahan di Pilpres 2009. Hasil survei terbaru Lembaga Survei Nasional (LSN) menunjukkan duet SBY-JK tidak lagi masuk dalam sepuluh pasangan capres-cawapres yang diminati publik.

“Padahal, dalam survei LSN pada Januari 2008, pasangan SBY-JK masih bertengger di peringkat kelima. Waktu itu, sebanyak 43,8 persen publik mengaku akan memilih SBY-JK jika pasangan ini berduet lagi dalam Pilpres 2009,” kata Direktur Eksekutif LSN, Umar S Bakry, di Jakarta, Ahad (15/6).

Pada survei kali ini pasangan SBY-JK merosot ke peringkat 11. Survei LSN dilaksanakan pada 2 hingga 14 Mei 2008 di 33 provinsi. Jumlah sampel dalam survei ini sebanyak 1.225 orang, dengan margin error 2,8 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik multistage random sampling.

Menurut Umar yang juga sekjen Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia (AROPI) itu, sedikitnya ada dua faktor yang membuat publik tidak lagi memandang Kalla sebagai pasangan ideal bagi Yudhoyono. Pertama, ketidakharmonisan hubungan Partai Golkar dan Partai Demokrat yang pada akhirnya membuat hubungan kedua tokoh itu terganggu. Kedua, publik memersepsikan Kalla tidak sepenuh hati mendukung kebijakan Yudhoyono.

Umar mengatakan, berdasar survei tersebut, figur-figur yang akan menjadi presiden dan wakil presiden 2009-2014 terlihat sudah mulai mengerucut kepada enam nama, yaitu Yudhoyono, Megawati, Sultan, Wiranto, Prabowo, dan Hidayat Nur Wahid. “Meskipun banyak tokoh yang ingin bertarung dalam Pilpres 2009, tampaknya yang akan menjadi presiden dan wapres 2009-2014 tidak akan keluar dari keenam nama itu,” katanya.

Dari enam tokoh kuat tersebut, tiga orang merupakan stok Pilpres 2004, yakni Yudhoyono, Megawati, dan Wiranto. Sedangkan Sultan, Prabowo, dan Hidayat merupakan pendatang baru yang sering disebut-sebut sebagai tokoh alternatif.

“Kini semuanya terpulang kepada publik, apakah masih akan memberi kesempatan kepada tokoh-tokoh lama, atau mencoba figur baru yang biasanya juga menjanjikan harapan baru,” katanya.

Hasil survei itu juga menempatkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai pasangan favorit calon presiden-calon wakil presiden 2009. “Pasangan SBY-Sultan semakin mantap di puncak klasemen sepuluh besar pasangan capres-cawapres.”

Pasangan pilihan publik berikutnya setelah Yudhoyono-Sultan adalah Yudhoyono-Wiranto (47,9 persen), Yudhoyono-Prabowo (45,7 persen), Yudhoyono-Hidayat Nur Wahid (44,5 persen), Megawati-Wiranto (44,3 persen), Megawati-Sultan (43,5 persen), Sultan-Wiranto (42,3 persen), Wiranto-Sultan (41,8 persen), Prabowo-Sultan (41,2 persen), dan Megawati-Prabowo (41 persen).

Posisi Din
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyatakan masalah namanya yang disebut-sebut sebagai calon presiden (capres) terserah sepenuhnya kepada Muhammadiyah secara kelembagaan. “Saat ini, saya konsentrasi ke Muhammadiyah, karena saya dipercaya memikul amanat hingga 2010. Kalau ada tawaran (capres), saya akan konsultasi kepada Muhammadiyah,” katanya di hadapan 200-an pimpinan daerah Muhammadiyah se-Jatim di Surabaya, Ahad.

Ketika membuka Musypimwil II dan meresmikan Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, ia mengemukakan, bila Muhammadiyah menolak tawaran itu, dirinya akan sami’na wa atho’na (mendengar dan mematuhi). “Kalau Muhammadiyah menerimanya, saya akan pertimbangkan dua hal, yakni kemampuan saya dan kemungkinan menang. Kalau kemampuan mungkin saya masih berani bertarung dengan calon yang itu-itu, tapi kalau kemungkinan menang tentu harus jeli,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Din Syamsuddin menyinggung soal Partai Amanat PAN (Partai Amanat Nasional) dan PMB (Partai Matahari Bangsa), ia mengatakan, Muhammadiyah tidak ada hubungannya dengan partai politik mana pun. “Saya tidak bisa membenci PAN, PMB, PPP, PKS, atau parpol lain karena memang tidak ada hubungannya. Tapi, saya harus menjaga hubungan yang adil terhadap semua parpol yang ada warga Muhammadiyah di dalamnya,” katanya menegaskan. ant/sbt. Sumber Republika

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s