Agung Inspirasi

Visi-Visi Pencerahan

Awas… Penipuan, Kasihan Bangsaku May 29, 2008

Filed under: Opini — ainspirasi @ 1:18 pm

Membaca detik.com akhir-akhir ini muncul lagi sebuah fenomena lama yang dulu-dulu pernah ada. Dulu ada yang mengaku-ngaku punya harta peninggalan mendiang presiden Soekarno di luar negeri, ternyata bohong. Kalau dulu cerita dari mulut ke mulut. Sekarang malah keberadaan harta yang demikian banyak itu disebarkan lewat internet.

Belum lagi kita habis dihebohkan dengan peristiwa penemuan blue energy yang sangat fantastis, kini berita heboh datang lagi menyangkut kekayaan seseorang yang konon melebehi APBN RI. Dialah Achmad Zaini (AZ) yang diberitakan memiliki kekayaan 20 kali APBN Indonesia. Tentu saja kalau benar dia luar biasa kaya. Kabarnya beliau layaknya selebritis disambut antusias oleh berbagai pengusaha.

Cuma saya perhatikan ada yang mulai tidak beres dengan AZ ini. Pertama dia menyebarkan informasi lewat internet yang seoalah-olah mengesankan dia orang kaya raya yang siap meminjamkan modal dengan berbagai kemudahan. Ini agak janggal karena tidak biasanya orang kaya raya mengumumkan hartanya secara terbuka ke media massa. Kedua dia dikelilingi oleh, katanya, 99 ahli spritual. Ini makin bertambah aneh. Kenapa tidak sewa bodyguard saja? Ketiga ngapain dia tinggal di Indonesia tidak di luar negeri? Ini tandanya dia tidak punya duit. Keempat dia mengaku dia adalah keturunan Prabu Siliwangi. Apa hubungannya dengan kekayaannya. Ini seakan mengesankan bahwa dia adalah orang berdarah biru yang pantas memiliki harta yang banyak. Kelima kalau dia betul tulus kenapa tidak langsung saja bangun gitu, koq pakai rencana-rencana akan menyumbang. Sangat meragukan dia punya duit melebihi APBN RI. Keenam dia tidak bisa menjelaskan dari mana harta peninggalan ortunya itu, menurut berita dia enggan menjelaskannya, misterius. Mulai kelihatan, tampaknya, dia bohong. Ketujuh mengapa baru sekarang diumumkan. Mengapa masyarakat sebelumnya tidak mengenal atau tidak tahu-menahu kondisi ortunya semasa hidup? Kalau ortunya punya harta di luar negeri mestinya masyarakat sudah mengenal semua keluarganya.

Kita harus menunggu pernyataan dari AZ selanjutnya. Sampai saat ini dia belum mengeluarkan sebuah statement bagaimana cara peminjamannya? Statemen pertamanya terbukti tidak benar. Dia bilang telah berkoordinasi dengan BI tapi pejabat BI mengatakan tidak tahu menahu.

Kalau melihat keberadaannya di Indonesia, 99% saya menduga dia membual alias bohong. Kita tunggu saja pernyataan berikutnya.

Kasihan bangsaku yang gampang sekali terperdaya dengan iming-iming dapat duit mudah. Kalau mau kaya bekerjalah dengan keras dan banyak beramal serta bertakwalah kepada Allah.

 

Masih Terpuruk Setelah 100 tahun May 28, 2008

Filed under: Opini — ainspirasi @ 8:09 am

Tiga hari yang lalu kita bangsa Indonesia telah memperingati hari Kebangkitan Nasional yang menandai 100 tahun kebangkitan nasional. Pada peringatan 100 tahun HARKITNAS tahun ini disambut dengan kondisi bangsa yang sangat kurang menguntungkan. Pemerintah Indonesia dihadapkan pada pilihan sulit dengan kondisi harga minyak dunia. Harga minyak dunia naik mencapai 123 USD per barel yang mengakibatkan beban keuangan pemerintah menjadi bertambah sehingga pemerintah merencanakan menaikkan harga minyak. Tentu saja kenaikan ini sangat berat bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Inilah problem dilematis bagi pemerintah. Harga minyak dinaikan menjadi beban bagi masyarakat, harga dibiarkan tetap, katanya, menjadi beban bagi pemerintah.

Masalah bahan bakar minyak adalah satu dari sekian banyak masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Akan tetapi masalah harga bahan baker ini layaknya tuas yang dapat mendongkrak semua harga kebutuhan pokok masyarakat. Tidak mengherankan apabila masyarakat langsung menjerit bila mendengar pemerintah menaikan harga bahan bakar. Oleh karena itu sudah menjadi tugas kita semua untuk saling bahu membahu menghadapi masalah-masalah seperti ini.

Jamaah rahima kumullah,

Memanfaatkan kekayaan alam yang dikaruniakan oleh Allah kepada Negara kita merupakan tugas kita bersama. Mestinya kekayaan alam Indonesia itu tidak hanya dinikmati oleh sebagian kecil orang tetapi dinikmati oleh semua orang yang ada di dalamnya. Kenyataannya jarang sekali diantara kita yang bias menggunakannya kekayaan alam Indonesia dengan optimal. Kita punya laut, tapi banyak hasil laut yang dicuri orang. Kita punya banyak hasil tambang tapi hasil tambang itu lebih banyak dinikmati oleh orang luar. Demikian juga dengan hasil hutan.

Oleh karena itu menjadi kewajiban kita sebagai umat Islam Indonesia untuk turut memelihara dan memanfaatkan kekayaan alam yang ada. Merumuskan berbagai cara menggunakan sumber daya alam ini mungkin inilah termasuk dalam pengertian yang terkandung dalam ayat yang berbunyi:

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) kami, benar- benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. 29: 69

Dengan ayat ini Allah menyatakan hanya mereka yang bekerja keras yang akan diberi petunjuk. Bekerja keras termasuk amal shaleh bila dilakukan oleh orang-orang beriman. Ketika kita berusaha dengan sekuat tenaga memikirkan cara-cara memanfaatkan kekayaan alam ini maka pada saat itu Allah menegaskan Dia akan memberi petunjuknya. Ini bukan hal mudah. Pasti banyak kesulitan yang akan kita hadapi. Akan tetapi kita tidak perlu kuatir dengan kesulitan-kesulitan itu karena Allah berfirman

Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. 94:5-6.

Agar terlaksana dengan baik diperlukan usaha-usaha cerdas dari pemerintah dan masyarakat.

Dan Allah Telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana dia Telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang Telah diridhai-Nya untuk mereka, dan dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik. 24:55

 

Hukum Pakaian dari Kulit Binatang

Filed under: Fatwa,Wawasan — ainspirasi @ 8:01 am

Pertanyaan: Saya memiliki jaket dan dompet terbuat dari kulit. Keduanya berasal dari kulit sapi yang mungkin saja tidak disembelih sesuai syariat. Apakah sholat saya syah ketika membawa keduanya?

Jawaban: Pada prinsipnya kulit binatang, selain babi, yang disamak suci. Dibolehkan membawa jaket dan dompet kulit ketika sholat.

http://www.imamusa.org/fatwa/fatwa.php?askid=d9ee4885dc7513be9ee2e1593fd3fcac

Pertanyaan: saya bekerja di perusahaan kulit dan beberapa hari lalu saya mendapat hadiah jaket kulit. Ternyata jaket itu terbuat dari kulit babi. Apakah kita dibolehkan untuk mengenakannya? Seseorang berkata kita hanya dilarang memakannya tapi boleh memakainya. Bila kulit babi dilarang mengenakannya bagaimana dengan bola sepak yang terbuat dari kulit babi?

Jawaban: Kulit binatang menjadi halal ketika disembelih sesuai syariah seperti kulit unta, sapi, rusa dan sebagainya, apakah kulit itu disamak atau tidak. Untuk kulit binatang yang diharamkan memakannya seperti anjing, srigala, singa, babi, diharamkan mengenaka kulitnya meskipun disembelih susuai syariat atau mati atau dibunuh, mereka tidak menjadi halal lantaran disembelih sesuai yariat, mereka najis. Ini merupakan pendapat yang paling benar, dengan pertimbangan kulit dari binatang yang diharamkan memakannya tidak bisa menjadi halal dengan proses penyamakan.

Untuk bola sepak, tentu kita tidak mengenakannya, tapi menendangnya.

http://www.askriad.com/Q&A/fiqh.htm#

Untuk kulit binatang yang mati sebelum disembelih sesuai syariah, bila disamak maka menjadi halal, sebelum disamak tetap najis. Kulit binatang dapat dibagi menjadi tiga:

Pertama: kulit yang suci ketika disamak atau tidak disamak, yaitu kulit binatang yang halal dimakan kalau disembelih sesuai syariat

Kedua: kulit yang tidak bisa menjadi suci sebelum atau setelah disamak, karena binatangnya memang najis. Ini merupakan kulit binatang yang haram dimakan seperti babi.

Ketiga: Kulit yang menjadi suci setelah disamak, sebelum disamak sifatnya najis. Ini merupakan kulit binatang-binatang yang dagingnya boleh dimakan bila disembelih sesuai syariat dan haram kalau binatang itu mati dengan cara lain.

http://www.islamqa.com/en/ref/1695

Para imam berbeda dalam memandang sholat mengenakan kulit ( meskipun telah disamak) berasal dari binatang yang dilarang memakannya, termasuk di dalamnya keberadaan rambut atau bulu. Hal yang sama berlaku juga untuk pakaian yang terkena bagian-bagian binatang seperti air liur dan keringat. Jadi kalau ada satu helai saja bulu binatang kucing atau lainnya menempel di pakaian maka sholatnya tidak syah. Lain halnya dengan lilin, madu, darah kutu, atau insekta yang tidak memiliki air liur atau bulu.

 
 

http://www.al-islam.org/encyclopedia/chapter7/6.html

 

Memasang Gorden Bergambar Binatang May 15, 2008

Filed under: Hadist,Wawasan — ainspirasi @ 7:48 am

Dari Ibnu Umar r.a. Nabi bersabda barang siapa yang membuat gambar (suwar) akan dihukum di hari kiamat dan kepada mereka akan dikatakan hidupkanlah apa yang telah engkau gambar. (Bukhari 7/541, no.835, Muslim, 3/160, no 5268)

Aisyah r.a. berkata ketika Nabi datang dari sebuah perjalanan aku menutup pintu dengan gorden yang ada gambar kuda. Beliau memerintahku untuk menurunkannya dan akupun melakukannya. (Muslim, 3/1158, no5256)

Riwayat lain: Aisyah r.a. berkata ketika Nabi datang dari sebuah perjalanan aku menutup pintu kamarku dengan gorden yang ada gambar (tamaathil). Ketika beliau melihatnya beliau merobeknya dan bersabda “ orang yang paling besar hukumannya di hari kiamat adalah orang yang mencoba membuat sesuatu seperti ciptaan Allah” kemudian dari gorden itu kami membuat untuk satu atau dua bantal. (al-Bukhari, 7/542, no.838)

Al Hafiz Ibnu Hahajar berpendapat, “Kata tammathil merupakan bentuk plural dari kata timthal dan merujuk pada sesuatu yang memiliki gambar; dan kata itu artinya lebih umum dibanding shaakin (sesuatu yang memiliki badan seperti patung) atau naqsh (lukisan timbul), dahn (mengecat, melukis), atau nasaj (renda) di pakaian. Dari penuturan Bukair ibnu al-ashajj dari Abdurrahman ibnu al-Qaasim (Muslim, 3/1159, no 5256), ada kata-kata “..Dia (Aisyah) memasang gorden yang ada tasaawir (gambar).” (Fatul Baari, 10/401, no 59555)

Abdul Hamid Siddiqui yang menerjemahkan Sahih Muslim dalam Bahasa Inggris mengatakan: “ Orang mungkin bertanya kalau kain bergambar dilarang untuk gorden lalau mengapa tidak dilarang untuk bantal duduk? Jawabannya adalah kalau kain ada gambar maka kain digunting menjadi beberapa bagian dan dijahit lagi sehingga gambar tadi tidak memiliki bentuk. Selain itu gambar di gorden sangatlah jelas dibanding di bantal.

http://europenews.dk/en/node/8536

 

Salah Paham Polygami May 7, 2008

Filed under: Opini — ainspirasi @ 7:21 am

Polygami bukan merupakan sebuah aib. Para pelakunya tidak melakukan sebuah kesalahan ketika mereka menikah lagi berpolygami. Bahkan mereka ini, para suami, merupakan orang-orang hebat karena bersedia membagi perhatian kepada lebih dari seorang istri dengan adil. Sehingga tidak selayaknya polygami seseorang menjadi penyebab rusaknya reputasi yang bersangkutan. Masyarakatpun tak boleh marah bila seseorang berpolygami apalagi menggunjingnya.

Kenyataannya masyarakat punya penilaian sendiri. Masyarakat tidak bisa disalahkan kalau memandang sebelah mata pada mereka yang berpolygami. Masyarakat marah, itulah masyarakat yang ada di tengah kita. Masyarakat beralasan kalau memang mau mengikuti nabi kenapa tidak mencari saja janda-janda yang punya banyak anak agar turut mengatasi problem sosial. Mengapa harus mencari yang perawan dan cantik? Seharusnya inilah pertanyaan yang harus dijawab oleh seseorang ketika memikirkan untuk berpolygami. Janganlah hanya beralasan mengikuti nabi tapi tidak memperhatikan aspek sosialnya. Jujurlah pada Allah..

 

Mishary Rashid Al Afasy Reciter Terbaik

Filed under: Wawasan — ainspirasi @ 2:09 am

Saya telah memeriksa dua ratusan reciter Quran yang ada di

http://www.aswatalislam.net/CategorySelectionMadeP.aspx?CatID=1001

Dari semua reciter itu saya memilih reciter Mishary Rashid Al-Afasy sebagai yang terbaik yang enak didengar. Suranya begitu khas sehingga mendengar sebagian ayat-ayat yang dibacanya akan menitikkan air mata. Dengarlah bagaimana beliau memabaca surat An-Naba (78) atau surat Qof (50) sungguh membawa kita semakin dekat dengan Allah. Ada yang menempatkannya pada urutan ke-2 setelah Saad Ghamdi tetapi bagi saya gaya Mishary lebih tepat berada di urutan pertama. Hebatnya juga beliau ini piawai melantunkan bait-bait nasyid seperti dalam ana-al-abdu.

Mishary adalah orang Kuwait yang menamatkan pelajaran dalam studi tentang Quran. Syaikh Mishary sangat paham berbagai jenis bacaan Quran. Skripsinya membicarakan bacaan-bacaan Quraan. Kapan Syaikh…. datang ke Indonesia?

 

Alhamdulillah Aku Tidak Diterima May 3, 2008

Filed under: Uncategorized — ainspirasi @ 5:38 am

Sebenarnya ketika melamar beasiswa DIKTI kemarin aku hanya mengetes keberuntungan. Dilihat hitung-hitungan matematis aku memang sangat perlu uang untuk mengatasi masalah keuanganku. Apalagi sekarang kurs rupiah makin rendah dibanding baht. Oleh karena itu melamar beasiswa dan semua persyaratan aku sertakan. Keterangan universitas, biaya dan keterangan-keterangan lainnya aku lampirkan.

Ternyata aku tidak diterima. Mungkin Allah berpendapat aku tidak serius sehingga aku tidak lolos seleksi administratif. Kalau alasannya ini aku kira tidak mungkin karena aku telah memenuhi semua persyaratan. Kalau alasannya kurang berdoa juga mustahil karena aku selalu berdoa siang malam. Aku menduga alasannya yang paling tepat adalah Allah menyayangiku. Begitu kasih sayangnya Allah padaku dibiarkan-Nya aku berusaha mengatasi kekurangan-kekurangan yang ada. Allah seakan yakin dengan kemampuanku mengatasi masalah keuangan. Atau juga Allah senang melihat aku bekerja keras berjuang mati-matian. Allah senang aku beramal di tengah-tengah masalah keuangan yang melilitku. Mungkin juga Allah mau mengatakan masalah keuangan adalah soal kecil, Allah Maha Kaya dan Allah sudah menyiapkan di lain kesempatan.

Aku harus akui dengan masalah yang menerpaku membuatku kreatif, lebih banyak beramal sholeh, dan tentu saja selalu mengingat-Nya. Kalau saja aku mendapatkan beasiswa itu barangkali aku menjadi takabur, astagfirullah. Saat ini yang aku rasakan adalah kenikmatan luar biasa besar yang diberikan-Nya. Ditakdirkan-Nya aku melakukan banyak amal jariyah yang tidak ternilai harganya. Diberikan-Nya aku memiliki kekuatan iman, kekutan pikiran, kesehatan pribadi dan keluarga, dan banyak kenikmatan lainnya. Aku bisa berkenalan dengan banyak kalangan mulai dari anak-anak sampai orang-orang sepuh. Mulai dari pekerja biasa sampai pejabat. Ya Allah.. Engkau benar bahwa yang aku dapatkan selama ini melebihi nilai beasiswa DIKTI itu. Ya .. Allah ampunilah aku atas segala kesalahanku. Ya Allah..aku hampir lupa kalau aku pernah menyatakan bahwa Engkaulah hartaku. Aku hampir lupa kalau aku pernah mengatakan bahwa Quranlah yang aku tuju. Ya Allah ampunilah kelancanganku..

 

Etika Membawa Anak-anak ke Masjid May 2, 2008

Filed under: Fatwa,Hadist,Wawasan — ainspirasi @ 9:58 am

1. Masjid adalah tempat beribadah. Segala aktivitas dalam masjid harus dijaga agar orang yang beribadah di dalamnya merasa tenang, nyaman, sejuk dan sebagainya.

2. Sangat penting memperhatikan anak-anak agar mencintai agamanya, komunitasnya, dan penting juga agar anak-anak terbiasa dengan masjid sejak dini terutama di lingkungan non-Muslim.

3. Akan tetapi ada hal-hal yang harus diperhatikan agar tidak menimbulkan keresahan dalam masjid. Sangat tidak dianjurkan membawa anak-anak ke masjid bila anak-anak dapat menimbulkan kegaduhan. Bahkan haram membawa anak-anak bila di sekitar masjid tidak terdapat toilet atau ruang untuk membersihkan kotoran.

4. Sebaiknya anak-anak (balita) sholat dekat orang tuangnya.

5. Bila banyak anak-anak maka sebaiknya anak-anak berdiri di antara orang dewasa (tidak membuat shaf sendiri).

Ada hadis shahih yang menjelaskan bahwa Nabi SAW biasa sholat sambil menggendong anak-anak, seperti menggendong Umama saudaranya Zainab [Bukhari and Muslim], Hasan and Hussain, dan lain-lainnya.

Ada juga hadis: Jauhkan anak-anak dari masjid [Ibnu Majah]. Ini kalau anak-anak dapat mengotori masjid.

http://qa.sunnipath.com/issue_view.asp?HD=1&ID=2143&CATE=30

 

Hukum Membuat Gambar

Filed under: Fatwa — ainspirasi @ 9:24 am

Membuat gambar-gambar yang memilki jiwa ada dua jenis:

Pertama

Gambar yang lengkap atau gambar tanpa anggota badan yang dengannya manusia atau hewan masih bisa hidup seperti tangan atau kaki, mayoritas ulama berpendapat terlarang dibuat. (Artinya dilarang membuat gambar manusia atau hewan yang tidak memiliki kaki atau tangan, manusia tanpa tangan atau kaki masih bisa hidup.)

Kedua

Bila gambar tidak memiliki anggota badan yang tanpa-nya manusia atau hewan tidak dapat hidup seperti kepala, maka tidak apa-apa untuk dibuat. Artinya boleh membuat gambar manusia atau hewan asal gambar itu tidak punya kepala.

http://www.islamweb.net/ver2/Fatwa/ShowFatwa.php?lang=e&Id=89104&Option=FatwaId