Agung Inspirasi

Visi-Visi Pencerahan

Tokoh Muda Terpopuler March 19, 2008

Filed under: Wawasan — ainspirasi @ 2:53 am

www. republika.co.id/

Nama Adhyaksa Dault di kalangan pemuda semakin populer. Dalam sebuah jajak pendapat tentang Tokoh Pemuda Paling Populer yang dilakukan Lembaga Penelitian Reform Institute, menteri Pemuda dan Olagraga itu mendapat pilihan tertinggi, yakni sebesar 7,4 persen.

Survei yang melibatkan sebanyak 2.473 responden dari seluruh Indonesia itu menanyakan ‘Siapakah Tokoh Muda yang Anda Kenal?’ Hasilnya, 7,4 persen responden memilih Adhyaksa Dault. Dalam jajak pendapat itu, menteri ini mengalahkan tokoh-tokoh muda nasional lainnya, seperti Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (4,9 persen), Sekjen PDIP, Pramono Anung (3,7 persen), Sekjen PKB, Yeni Wahid (3,6 pesen), Anas Urbaningrum (2,3 persen), serta Presiden PKS, Tifatul Sembiring (1,1 persen).

Survei itu digelar menurut Direktur Eksekutif Reform Institute, Dr Yudi Latif, merujuk pada keinginan sebagian besar masyarakat agar tokoh muda tampil dalam Pemilih Presiden tahun depan. ”Jika para tokoh muda tidak tampil bangsa Indonesia dikhawatirkan tidak akan pernah memiliki rasa percaya diri dalam melakukan regenerasi,” ujar Yudi, Selasa (18/3). Ia mengakui bahwa semua tokoh pilihan responden itu memiliki kelebihan masing-masing yang patut diperhitungkan.

Dalam surei itu, kata Yudi, juga ditanyakan alasan mengapa mereka memilih seseorang. Umumnya pilihan responden berdasarkan program, azas, dan ideologi. Lantas apa tanggapan Adhyaksa Dault atas hasil jajak pendapat tersebut? ”Alhamdulillah. Terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada saya,” kata Menpora ini. ”Tugas yang saya emban, saya jalankan dengan iklas.”

Adhyaksa mengakui lahirnya gerakan reformasi telah menumbuhkan tokoh-tokoh muda calon pemimpin bangsa masa depan. Pemerintah dan masyarakat, kata dia, harus segera berkomitmen untuk mengembangkan gerakan pemuda ke arah yang lebih baik. ”Oleh karena itu pemuda harus siap baik dari segi ilmu pengetahuan maupun mental untuk memimpin bangsa ini,” ujar mantan ketua umum KNPI ini. ruz

 

Dunia dibohong Lagi oleh Kerajaan Teroris March 14, 2008

Filed under: Wawasan — ainspirasi @ 11:52 am

Dikutip dari: http://www.eramuslim.com

Pemerintahan George W. Bush berusaha menutup-tutupi hasil studi Pentagon yang membuktikan kebohongan Bush atas perang di Irak. Hasil studi yang dilakukan Pentagon itu menyatakan bahwa mantan penguasa Irak Saddam Hussein tidak punya kaitan dengan jaringan al-Qaidah, yang selama ini dijadikan salah satu alasan pemerintah AS melakukan agresi militer ke Negeri 1001 Malam itu.

Pemerintah AS tidak ingin hasil studi Pentagon itu tersebar luas dan sengaja membatasi distribusi hasil studi itu dengan membagikannya hanya pada orang-orang tertentu lewat pos, dan tidak memuatnya di situs resmi pemerintah atau membagikan hasil studi itu pada para wartawan.

Setelah lima tahun invasi AS ke Irak, Pentagon mempelajari sekitar 600.000 dokumen terkait masalah Irak dan ribuan jam hasil interogasi orang-orang terdekat Saddam Hussein. Hasilnya, Pentagon “tidak menemukan hubungan langsung antara Saddam dengan jaringan al-Qaidah” seperti dilansir salah satu media AS.

Hasil studi ini sama dengan hasil studi Komisi 11 September yang menyelidiki peristiwa serangan 11 September 2001 di AS dan hasil studi inspektur jenderal Pentagon pada tahun 2007, meski akses informasi hasil studi tersebut sangat sulit didapat.

Dari rangkuman hasil studi Pentagon yang dimuat linknya oleh ABC News hanya disebutkan bahwa “Kajian Iraqi Perspective Project terhadap dokumen-dokumen tentang Irak menemukan bukti kuat yang mengaitkan Saddam Hussein dengan terorisme regional dan global” dan “terorisme negara menjadi alat yang rutin digunakan oleh kekuatan negara” tapi “target dari operasi teror yang dilakukan oleh negara, targetnya kebanyakan adalah warga negara Irak.”

Tidak ditegaskan dalam laporan itu, keterkaitan langsung antara Saddam Hussein dengan jaringan al-Qaidah dalam melakukan operasinya. Selama ini, Presiden Bush dan wakilnya Dick Cheney serta sejumlah pejabat pemerintahan AS bersikeras bahwa Saddam Hussein menjalin hubungan dengan jaringan al-Qaidah yang oleh AS dianggap sebagai jaringan teroris, atas keyakinan itu para pejabat pemerintahan AS menilai bahwa perang ke Irak merupakan langkah yang rasional.

Menurut ABC, hasil studi itu awalnya akan diposting di situs resmi militer AS bersama dengan penjelasan dari para penulis hasil studi tersebut. Namun Pentagon menentang rencana itu dan lebih memilih menawarkan hasil studi itu bagi mereka yang memang memintanya, dan akan dikirimkan lewat pos. (ln/al-arby)

Comment

Memang tukang bohong. Sudah menghacur leburkan negara lain berbohong lagi. Dasar watak iblis..

 

Hidayat Nur Wahid Tokoh Indonesia Terbaik March 4, 2008

Filed under: Wawasan — ainspirasi @ 8:36 am

Hasil Sementara Poling Tokoh Indonesia

Hasil sementara Poling Tokoh Indonesia 2003 menempatkan Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid pada posisi Tokoh Indonesia Terbaik dengan meraih nilai akumulatif tertinggi dari enam kategori polling ini. Ia menempati posisi teratas dalam tiga kategori sebagai Tokoh Negarawan, Tokoh Bersih KKN dan Tokoh Idola.

Bahkan uztad ini juga menempati posisi kedua setelah Amien Rais untuk kategori Calon Presiden, peringkat ketiga setelah Amien Rais dan AA Gym untuk kategori Tokoh Terpopuler dan peringkat kelima setelah Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla, Nurcholish Majid dan Amien Rais untuk kategori Calon Wakil Presiden.

Poling Tokoh Indonesia 2003 ini mengajukan enam kategori pertanyaan terbuka yakni siapa calon presiden, calon wapres, tokoh negarawan, tokoh terpopuler, tokoh bersih KKN dan tokoh idola dan dilengkapi provinsi asal responden (netters). Pertanyaan terbuka sengaja diajukan agar responden dapat menjawab sesuai dengan aspirasinya dan tidak merasa dibatasi oleh pilihan-pilihan yang sering kali belum tentu merupakan pilihan responden.

Polling yang digelar dan dicatat sejak 8 Oktober 2002 hingga 31 Agustus 2003 ini diikuti (diisi secara online) 5.882 responden (netters) dari berbagai provinsi dan luar negeri. Polling ini masih terus dilanjutkan dengan sistem dan kategori yang sama sampai Desember 2003. Kemudian hasil polling tahun ini akan diumumkan pada Januari 2004.

Selanjutnya pada Polling Tokoh Indonesia 2004, kategori Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden akan dipisahkan tersendiri dari kategori polling ini dengan memunculkan 10 peringkat tertinggi sebagai pilihan polling berikutnya. Sementara polling kategori Tokoh Negarawan, Tokoh Bersih KKN, Tokoh Terpopuler dan Tokoh Idola akan dilanjutkan sepanjang tahun 2004 dan seterusnya.

Berikut rincian hasil sementara Polling Tokoh Indonesia 2003 untuk setiap kategori (Calon Presiden, Calon Wakil Presiden, Tokoh Negarawan, Tokoh Bersih KKN, Tokoh Terpopuler dan Tokoh Idola).

Calon Presiden
Hasil sementara dari 51 nama yang disebutkan responden paling layak jadi calon presiden, posisi teratas diraih oleh Amien Rais (27,8%), disusul Hidayat Nur Wahid (23,6%), Nurcholish Majid (10,1%), Susilo Bambang Yudhoyono (9,8%), Sri Sultan Hamengkubuwono X (4,1%), Gus Dur (3,9%) dan Megawati Sukarnoputri (3,1%).
Selebihnya, 17.6% pengunjung (responden) menyebut nama-nama tokoh lainnya seperti Yusril Ihza Mahendra (1,27%), Surya Paloh (0,7%), Jusuf Kalla (0,54%), Akbar Tanjung (0,54%), Wiranto (0,36%), Siswono Yudohusodo (0,18%) dan sisanya menyebut nama-nama lain seperti Kwik Kian Gie, Alwi Shihab, Tri Sutrisno dan sebagainya.

Calon Wapres
Dari 83 nama yang disebutkan paling layak jadi calon wakil presiden, nama Susilo Bambang Yudhoyono berada pada peringkat teratas 15,6%, diikuti oleh Jusuf Kalla (8,3%), Nurcholish Majid (7,7%), Amien Rais (7,2%), Hidayat Nur Wahid (6,2%), Sri Sultan Hamengkubuwono X (5,7%), Yusril Ihza Mahendra (5%), Wiranto (1,7%), Megawati (1,5%). Sedangkan tokoh lainnya seperti Akbar Tanjung, Gus Dur, Matori Abdul Djalil, Siswono Yudohusodo, dan Surya Paloh memperoleh suara di bawah 1 % termasuk nama-nama lain yang terlalu panjang bila disebutkan.

Tokoh Negarawan
Untuk kategori Tokoh Negarawan, dari 54 nama yang disebutkan, posisi teratas diambil oleh Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (19,5%), diikuti Amien Rais (18,4%), Nurcholish Majid (15,6%), Gus Dur (9,4%), Susilo Bambang Yudhoyono (8,4%), AA Gym (4,7%), Sri Sultan Hamengkubuwono X (2,6%), Megawati SoekarnoPutri (2,2%), Yuzril Ihza Mahendra (1,6%), Jusuf Kalla (1,4%), Akbar Tanjung (1,2%), Kwik Kian Gie (1,2%). Selain itu disebutkan juga nama Ali Alatas, Marwah Daud Ibrahim, Wiranto, Matori Abdul Djalil, Syahrir, dan sebagainya.

Tokoh bersih KKN
Kategori Tokoh bersih KKN, dari 57 nama yang disebutkan, posisi teratas tempati Hidayat Nur Wahid (26,78%), diikuti Amien Rais (22,65%), Nurcholish Majid (7,8%), Susilo Bambang Yudhoyono (5,4%), AA Gym (5%), Kwik Kian Gie (4,5%), Gus Dur (4,3%), Ma’rie Muhammad (3%), Sri Sultan Hamengkubuwono X (2,3%), Jusuf Kalla (1,7%), Yuzril Ihza Mahendra (1,5%), dan Megawati SoekarnoPutri (1,3%).

Tokoh Terpopuler
Untuk kategori Tokoh Terpopuler, dari 59 nama yang disebutkan, untuk sementara posisi teratas diraih Amien Rais (19,1%), diikuti AA Gym (15,4%), Hidayat Nur Wahid (13,9%), Inul Daratista (7,6%), Nurcholish Majid (7,4%), Gus Dur (6%), Megawati Soekarnoputri (5,2%), Susilo Bambang Yudhoyono (4,8%), Akbar Tanjung (4,6%). Nama-nama lain yang disebutkan di antaranya adalah Kwik Kian Gie, Zainuddin MZ, Jusuf Kalla, Hasyim Muzadi, BJ Habibie dan Matori Abdul Djalil

Tokoh Idola
Kategori Tokoh Idola, dari 76 nama yang disebutkan, sementara posisi teratas diraih oleh Hidayat Nur Wahid (19,87%), disusul Amien Rais (15,39%), Gus Dur (7,6%), AA Gym (6,6%), Susilo Bambang Yudhoyono (6,6%), Nurcholish Majid (5,9%), Yuzril Ihza Mahendra (3,6%), BJ Habibie (2,9%), Bung Hatta (2,3%), Bung Karno (2,3%), Kwik Kian Gie (1,27%, Megawati SoekarnoPutri (1,27%) dan Soeharto (1,27%). Selebihnya disebutkan nama Buya Hamka, Zainuddin MZ, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Ryamizard Ryacudu, Jusuf Kalla, Marwah Daud dan sebagainya.

Asal Responden
Responden berasal dari 28 provinsi dan luar negeri. Mayoritas responden berasal dari propinsi DKI Jakarta (43,2%), diikuti Jawa Barat (12,4%), Luar Negeri (7,48%), Jawa Timur (7,48%), Jawa Tengah (6,1%), Sulawesi Selatan (3,4%), Yogyakarta (3,2%), Sumatera Utara (2,3%), Banten (2,3%), Riau (2,2%) dan Kalimantan Timur (2%). Disusul Sumatera Barat dan provinsi lainnya di bawah 2%.

http://hnw.or.id/main.php?op=isi&id=248