Agung Inspirasi

Visi-Visi Pencerahan

Pejabat Indonesia Sadarlah December 1, 2007

Filed under: Wawasan — ainspirasi @ 4:05 pm

Ini judul berita di detik “Polri Sangsikan Video di Youtube” Isi dari berita ini sangat menggelikan dan tidak pantas keluar dari mulut petinggi Polri. Dari ucapannya saja dia mau menyatakan orang lain yang bersalah, bukan polisinya. Sikap-sikap seperti ini aneh yah.. ketika pihak Eropa melarang penerbangan maskapai Indonesia ke luar negeri pejabat Indonesia langsung bilang mereka, EU punya niat jahat ingin mematikan pariwisata Indonesia.

Okelah mungkin ada benarnya juga EU punya niat jelek. Mungkin juga video itu hanya rekayasa. Namun saya kira akan lebih bijak kalau pejabat kita meresponnya dengan positif. Kita bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat menghargai sopan santun. Kalau ada hal-hal negatif yang terjadi dengan kita dan bangsa kita seyogyanya bisa menanggapinya dengan sikap yang luwes dan lowprofile saja. Sungguh aneh yah kita mau mengangkat martabat kita dengan cara memaksa orang lain mengakui kesalahannya sementara kesalahan itu sangat kabur. Di mata kebayakan dunia kita ini bangsa yang rendah. Kita seakan memaksa orang lain memahami kita, menjunjung kita, menghormati kita, bahkan menyembah kita. Tapi apa yang kita lakukan?? Kita tidak berusaha mengangkat martabat diri kita sendiri dengan memahami pikiran orang lain dan memenuhi apa yang diminta orang lain, meskipun tidak semua permintaan harus dipenuhi.

Kalau Anda menjadi orang Eropa yang sudah makmur, Anda naik pesawat seperti naik bus umum. Saya yakin Anda tidak akan mempersoalkan berapapun mahalnya ongkos bus, asal Anda bisa nyaman. Maukan Anda mempertaruhkan nyawa Anda naik bus yang dapat mencelakakan Anda? Meskipun ongkos naik bus sangat murah? Pasti Anda tidak mau. Itulah maksud dari pelarangan EU.

Kalau Anda sebagai turis di Kanada, Anda ditilang pilih mana bayar di tempat atau urusannya jadi panjang, padahal nilai tilang itu sendiri tidak seberapa. Pasti Anda akan memilih bayar di tempat dan tidak akan berusaha memberitahukan kelakuan polisi oknum ke atasannya. Sangat aneh kalau Anda memberitahukan ke atasan oknum tersebut. Mengapa? karena bagi turis ini urusan kecil urusan lain lebih besar yaitu piknik.

Lihat ucapan polisi itu. Dia mau menggantung anak buahnya hanya karena anak buahnya melakukan hal yang kurang patut. Saya tidak membela yang salah. Yang salah tetap saja salah. Mestinya hukuman itu sesuai dengan tingkat kesalahannya. Satu sisi polisi benar ketika menilang pengendara yang tidak membawa surat-surat kelengkapan ketika berkendaraan. Polisipun berusaha bersikap ramah, dan bagus. Kesalahannya adalah polisi tidak pada posisi tugas yang sebenarnya, karena mencegat orang yang sedang berkendaraan dan nilai tilangnya mungkin kelewatan.

Seharusnya para pejabat bila mengahadapi kasus seperti di atas tanggapilah dengan positif. Berilah kesan positif meskipun dengan bahasa diplomatis. Apa tidak bisa pejabat mengatakan “ya nanti akan ditindak lanjuti” atau “ya kami akan menyelidikinya” atau “Ini masalah serius kami akan segera berkoordinasi” Saya kira ini bahasa yang lebih enak didengar ketimbang menuding kesalahan pihak lain. Rasulullah selalu mengajarkan positive thinking, jangan cepat berburuk sangka terhadap orang lain. Berpikiran positif itu akan membawa kemajuan bukan kemunduran.

Sebagai perbandingan di Thailand Turis sangat dihormati. Kalau tidak ada hal yang fatal Polisi Thailand sepertinya sungkan mencari-cari kesalahan turis.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s